Rabu, 23 November 2016

materi lan



Materi LAN (Local Area Network)
Kali ini saya akan memposting pelajaran LAN yang baru saja saya dapatkan, sebenernya sih ini latihan tapi gapapalah itung-itung berbagi ilmu ke sesama, hehe…🙂
Disimak aja gan.. cekidot…

1. Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
2. Protocol adalah aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer didalam sebuah jaringan.
Macam-macam protocol :
Sebenarnya ada banyak tetapi saya hanya memberi tahu beberapa saja
  • FTP (File Tarnsport Protocol) : protocol yang digunakan dalam internet, memberikan layanan berupa download dan upload file.
  • TCP (Transport Control Protocol) : protocol yang digunakan untuk mentransmisikan data service bergaransi, artinya data dijamin sampai tujuan, namun kecepatan agak lambat.
  • UDP (User Datagram Protocol) : protocol yang digunakan untuk mentransmisikan data service non garansi, artinya data tidak dijamin sampai, namun kecepatan cepat.
3. Perbedaan antara modem, hub, dan switch :
  • Modem : Alat yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet
  • Hub : Menyalin paket data dari sumber yang terkoneksi pada suatu port dan mentransferkannya keseluruh port yang terhubung pada hub
  • Switch : Perangkat jaringan komputer yang berfungsi sebagai konektor/penghubung
4.
asda
5. Perbedaan antara server dan client :
  • Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer kain didalam jaringan
  • Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server
6.
asd1
7. Perlengkapan untuk membangun jaringan LAN :
  • Crimping tool
  • Kabel UTP/Coaxial
  • Bridge
  • Repeater
  • Hub/Switch
  • Router
  • NIC (Network Interfaces Card)
8. Wireless adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik.
9. Topologi yang terbaik
Bus  & Mesh karena bentuk jaringan yang mudah dan harga yang ekonomis, dan juga deteksi & kesalahan pada jaringan sangat kecil
Pengertian Jaringan LAN
LAN atau singkatan dari Local Area Network yaitu serangkaian media transmisi hardwaredan software yang memberikan antarmuka kepada perangkat menjadi sebuah media serta pengatur akses jalur media dengan tepat. Jaringan LAN memiliki frekuensi yang kecil, sama halnya dengan jaringan laboratorium komputer sekolah maupun kampus yang biasanya tersambung menggunakan kabel UTP. Jaringan LAN berfungsi sebagai media penghubung antar komputer untuk bertukar data dan informasi sekaligus sebagai jembatan penggunaan perangkat komputer bersama (misal : printer). Jaringan LAN mempunyai berbagai macam bentuk rangkaian yang disebut dengan topologi. Beberapa topologi LAN diantaranya yaitu topologi bus, star, tree dan ring.
1. Tang Crimping
 Tang Crimping - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Berfungsi sebagai alat pemasang anatar kabel UTP ke konektor RJ-45/RJ-11. Tidak hanya itu, alat ini juga mampu digunakan untuk memotong dan mengupas kabel.
2. LAN Tester
LAN Tester - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Berfungsi sebagai alat pengecekan apakah kabel UTP sudah tersambung dengan benar ke konektor RJ-45/RJ/11.
3. RJ-45
 RJ-45 - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Berfungsi sebagai konektor kabel UTP. Biasanya konektor ini sering digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN
4. Kabel UTP
 Kabel UTP - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Berfungsi sebagai kabel pada sebuah sistem jaringan LAN. Kabel UTP atau singkatan dariUnshielded Twisted Pair memiliki impedansi sekitar 100 ohm, dan juga dibagi menjadi ke dalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.
5. NIC card atau singkatan dari Network Interface Card
NIC Card - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Merupakan sebuah kartu jaringan yang berfungsi sebagai jembatan antar satu komputer dengan komputer lainnya dalam satu jaringan.
CARA INSTALASI JARINGAN LAN
Berikut beberapa langkah-langkah/cara instalasi jaringan LAN yang sudah saya rangkum.
1. MENGHUBUNGKAN KABEL DENGAN KONEKTOR
 Kabel Straight dan Cross
Hubungkan kabel UTP sesuai dengan salah satu jenis jaringan dibawah ini.
             Jaringan peer-to-peer menggunakan kabel bertipe Crossover
             Jaringan client-server menggunakan kabel bertipe Straight
2. PENGUJIAN KABEL
 LAN Tester - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Setelah ujung-ujung kabel UTP terhubung dengan konektor, ujilah kabel tersebut menggunakan LAN tester. Apabila semua lampu indikator LAN tester menyala secara tepat sesuai dengan jenis kabel. Maka kabel dinyatakan lolos untuk masuk ke tahapan instalasi berikutnya.
3. KONFIGURASI COMPUTER NAME DAN WORKGROUP PADA JARINGAN LAN.
 Konfigurasi Workgroup - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Langkah pertama yaitu klik start lalu klik kanan pada My Computer kemudian pilih properties. Kedua, muncul jendela properties, klik change settings pilih change. Ketiga, klik workgroup kemudian masukkan nama workgroup sesuai keinginan. Setelah selesai klik Ok.
4. SETTING IP ADDRESS
Berfungsi untuk menentukan alamat dari sebuah jaringan. Caranya mudah, klik start terlebih dahulu kemudian pilih control panel. Muncul jendela control panel, klik Network and Internet Connection pilih Network Connection. klik kanan NIC yang sedang aktif (Local Area Network) kemudian pilih properties. Pilih Internet Connection (TCP/IP) dengan double klik. Kemudian muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties, pilih Use the following IP address.
 IP Address - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Isikan dengan alamat yang digunakan, misal:
Ip address : 192.168.1.101
Subnet mask : 255.255.255.0
Default gateway : 192.168.10.1
DNS: Biarkan saja kosong
Terakhir klik Ok.
5. UJI COBA JARINGAN LAN
 Command Prompt - Pengertian Jaringan LAN dan Cara Instalasinya
Cara mengujinya dengan ping melalui Command Prompt. Ketikkan ip address yang dituju, misal ping 192.168.1.102. Jika tertulis Reply from… maka instalasi jaringan LAN dinyatakan berhasil. Sedangkan jika tertulis Request Time Out maka instalasi jaringan LAN dinyatakan belum berhasil.

Minggu, 20 November 2016

Rancang Bangun Jaringan WAN

RANCANG BANGUN WAN DI PACKET TRACER


A. PENGERTIAN JARINGAN WAN



Wide Area Network adalah jaringan yang meliputi daerah geografis yang luas. Pada umumnya, WAN disediakan oleh perusahaan – perusahaan penyedia layanan. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST.HOST dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET. Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan elemen switching. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi. Adapun kelebihan dan kekurangan jaringan WAN yaitu:



Kelebihan dari WAN :



1) Bisa diakses dengan jangkauan area grografis yang luas sehingga berbisnis dengan jarak jauh dapat terhubung dengan jaringan ini.



2) Dapat berbagi (share) software dan resources dengan koneksi workstations.



3) Pesan dapat dikirim dengan sangat cepat kepada orang lain pada jaringan ini (bisa berupa gambar, suara, atau data yang disertakan dengan suatu lampiran).



4) Hal-hal yang mahal (seperti printer atau saluran telepon ke internet) dapat dibagi oleh semua komputer pada jaringan ini tanpa harus membeli perangkat yang berbeda untuk setiap komputernya.



5) Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama. hal ini untuk menghindari masalah dimana beberapa pengguna mungkin memiliki informasi lebih tua daripada yang lain.



6) Berbagi informasi/file (share) melalui area yang lebih besar.


Kekurangan dari WAN :



1) Biaya operasional mahal dan umumnya lambat.



2) Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini



3) Menyiapkan jaringan bisa menjadi pengalaman yang sangat mahal dan rumit. Semakin besar jaringan semakin mahal harganya.



4) Keamanan merupakan masalah yang paling nyata ketika orang yang berbeda memiliki kemampuan untuk menggunakan informasi dari komputer lain. Perlindungan terhadap hacker dan virus menambah kompleksitas lebih dan membutuhkan biaya.



5) Setelah diatur, memelihara jaringan adalah pekerjaan penuh waktu (full time) yang membutuhkan jaringan pengawas dan teknisi untuk dipekerjakan.



6) Informasi tidak dapat memenuhi kebutuhan lokal atau kepentingan.


7) Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.




B. FUNGSI DAN TUJUAN JARINGAN WAN



- Sharing resources



Kita dapat membagi sumber yang ada dalam arti dapat digunakan secara bersama-sama seperti program, peralatan, atau peripheral lainnya sehingga dapat dimanfaatkan setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa harus terpengaruh oleh lokasi.



- Media komunikasi



Dapat memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna jaringan, baik itu untuk teleconference, instant messaging, chatting, mengirim surat elektronik (e-mail) maupun mengirim informasi penting lainnya.



- Integrasi data



Dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya atau dengan kata lain dapat dikerjakan oleh komputer-komputer lain yang ada dalam

jaringan.


- Keamanan data



Sistem jaringan komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data melalui pengaturan hak akses pengguna dan password, serta teknik perlindungan yang lainnya.



- Web Browsing



Untuk mengakses informasi yang ada pada jaringan, contohnya web browsing. Hampir setiap orang yang membaca tulisan ini mungkin pernah menggunakan browser web (seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Netscape, Opera dan yang lainnya). Browser web memungkinkan kita untuk melihat informasi yang ada di dalam sebuah web server di suatu tempat di dalam Internet.



- Mengkoneksikan device-device yang terpisahkan dalam area global,



- Menyajikan koneksifitas full-time/port-time,



- Beroperasi pada jangkauan geografis yang luas.



- WAN juga berfungsisama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.



GAMBAR JARINGAN WAN :









A. Gambar Topologi


v Topologi star









Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.



Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.



Kelebihan :



· Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.



· Tingkat keamanan termasuk tinggi.



· Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.



· Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.



Kekurangan:



· Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.



· Penanganan Perlunya disiapkan node tengah cadangan.



v Topologi Ring





Topologi Ringadalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance

dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.


Kelebihan Topologi Ring :



· Hemat kabel



· Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data



Kelemahan Topologi Ring:



· Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.



· Pengembangan jaringan lebih kaku



· Sulit mendeteksi kerusakan



· Dapat terjadi collision (dua paket data tercampur)



· Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandels



v Topologi Mesh









Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).



Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).



Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).



Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:



§ Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).



§ Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.



§ Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.



§ Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.



Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:



§ Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).



§ Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.



§ Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.




Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).



D. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM JARINGAN WAN


- Alat yang digunakan dalam jaringan WAN:


1) Obeng berfungsi untuk memasang atau membuka komponen yang digunakan dalam membuat jaringan.











2) Tang krimping merupakan senjata kita dalam merakit kabel, karena dia mempunyai kemampuan menyatukan dan menjepit kabel dengan konektor.











3) Lan tester digunakan setelah kita selesai merakit kabel,berfungsi mengetes apakah kabel sudah dirakit dan berfungsi dengan benar. Alat ini akan lebih bermanfaat jika digunakan denga radius











- Bahan-bahan yang digunakan dalam jaringan WAN:


1) Untuk penyambungan konekter UTP untuk jaringan 10/100 Mbps perlu diperhatikan metode kombinasi penyambungan warna kabel yaitu dimulai dari kiri konekter ke kanan.



Pengkabelan menggunakan kabel UTP terdapat dua metode:



1. Kabel Lurus (Straight Cable).



2. Kabel Silang (Crossover Cable).


Kabel lurus/straight digunakan untuk menghubungkan antara workstation dengan hub/switch sedangkan kabel silang/cross digunakan untuk menghubungkan antara hub dan hub, antara dua komputer tanpa hub.








2) Konektor befungsi sebagai penghubung dimana konektor ini di pasang di setiap ujung kabel yang digunakan untuk menghubungkan kabel dengan Lan Card (NIC).






E. KOMPONEN JARINGAN WAN


1) PC merupakan berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan dan diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik








2) Switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (Network Card).









3). Router merupakan perangkat keras yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan yang menggunakan IP Addres yang berbeda dengan katalain Routing










4). Lan Card berfugsi untuk menghubungkan komputer dengan kabel yang digunakan pada jaringan









F. CONFIGURASI JARINGAN WAN


Sebelum membuat jaringan seperti di atas kita tentukan dulu IP address yang akan di gunakan, di sini saya menggunakan IP kelas C pada LAN 1 dan LAN 2, sedangkan router menggunakan Ip Public





JARINGAN LAN


NAMA KOMPONEN

IP ADDRESS
NETMASK
GATEWAY

PC 0

192.168.2.2
255.255.255.0
192.168.2.1

PC1

192.168.1.2
255.255.255.0
192.168.1.1

ROUTER

NAMA KOMPONEN
IP ADDRESS
NETMASK

Serial0/0

Fastethernet 0/0

Serial0/0

Fastethernet 0/0

Router 0

10.10.10.2
192.168.2.1
255.0.0.0
255.255.255.0

Router 1

10.10.10.1
192.168.1.1
255.0.0.0
255.255.255.0

Langkah-langkah membangun jaringan wan:

1. Buka Paket Tracer




2. Ambil router di tab device




3. Kemudian ambil PC , Switch, dan kabel di tab device




4. Setelah itu berikan catatan ke setiap komponen, supaya lebih mudah mekonfigurasinya :





5. Kemudian konfigurasi setiap komponennya yang pertama router 0
   a. Konfigurasi pada serial 0/0 dengan IP Address 10.10.10.2 dan Subnet mask 255.0.0.0 serta port statusnya di centang.



b. Kemudian konfigurasi pada fastethernet0/0 dengan IP adderess 192.168.2.1 dan Subnet mask 255.255.255.0 serta port status di centang




6. Kemudian konfigurasi pada router 1 :

    a. Konfigurasi pada serial 0/0 dengan IP Address 10.10.10.1 dan Subnet mask 255.0.0.0 serta port statusnya di centang




b. Kemudian konfigurasi pada fastethernet0/0 dengan IP adderes 192.168.1.1 dan Subnet mask 255.255.255.0 serta port status di centang.




7. Kemudian konfigurasi pada LAN 1 yaitu PC 0 dengan IP Adderes 192.168.2.2, Subnet Mask 255.255.255.0, dan gateway 192.168.2.1.





8. Kemudian konfigurasi pada LAN 2 yaitu PC 1 dengan IP Adderess 192.168.1.2, Subnet Mask 255.255.255.0, dan gateway 192.168.1.1.






9. Supaya Lan 1 bisa terhubung/berkomunikasi dengan Lan 2 yang beda IP dan Network yang berbeda, perlu konfigurasi di router 0 pada routing static :



Network : 192.168.1.0

Mask : 255.255.255.0
Next Hop : 10.10.10.1




Kemudian klik Add.




10. Supaya Lan 2 bisa terhubung/berkomunikasi dengan Lan 1 yang beda IP dan Network yang berbeda, perlu konfigurasi di router 1 pada routing static :

Network : 192.168.2.0

Mask : 255.255.255.0
Next Hop : 10.10.10.2




Kemudian Klik Add






11. Kemudian coba meng-ping dari Lan 1 (PC 0)= 192.168.2.2 ke Lan 2 (PC1)=192.168.1.2

Begitupun sebaliknya........




Gambar pada PC 0 saat pada meng-ping






Gambar pada PC 1 saat pada meng-ping


12. Jadi Instalasi dari jaringa wan yang tadi kita buat sudah berhasil......

Princess


Rabu, 16 November 2016

Administrasi Server

Pengertian Definisi Administrasi 
Istilah administrasi berasal dari bahasa latin yaitu “Ad” dan “ministrate” yang artinya pemberian jasa atau bantuan, yang dalam bahasa Inggris disebut “Administration” artinya “To Serve”, yaitu melayani dengan sebaik-baiknya.
Pengertian administrasi dapat dibedakan menjadi 2 pengertian yaitu :
  1. Administrasi dalam arti sempit. Menurut Soewarno Handayaningrat mengatakan “Administrasi secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan”(1988:2). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan administrasi dalam arti sempit merupakan kegiatan ketatausahaan yang mliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan dan pengarsipan surat serta hal-hal lainnya yang dimaksudkan untuk menyediakan informasi serta mempermudah memperoleh informasi kembali jika dibutuhkan.
  2. Administrasi dalam arti luas. Menurut The Liang Gie mengatakan “Administrasi secara luas adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu”(1980:9). Administrasi secara luas dapat disimpulkan pada dasarnya semua mengandung unsur pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerjasama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Pendapat lain mengenai administrasi dikemukan oleh Sondang P. Siagian mengemukakan “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara 2 orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya” (1994:3). Berdasarkan uraian dan definisi tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa administrasi adalah seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerjasama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan.
ADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN
Didalam suatu jaringan yang mempunyai server sebagai pengatur dari workstation yang ada maka server memerlukan beberapa kebutuhannya, dibawah ini beberapa kebutuhan dari server.
1. DNS
DNS memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Merupakan sistem database yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan juga mempunyai performa yang baik.
  • Merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya
fungsi utama DNS
  1. menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
  2. memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
Struktur DNS
Domain Name Space merupakan hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama. Domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :
1. Root-Level Domains
merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.
2. Top-Level Domains
berisi second-level domains dan hosts yaitu :
- com : organisasi komersial, seperti IBM (ibm.com).
- edu : institusi pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).
- org : organisasi non profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).
- net : organisasi networking, NSFNET (nsf.net).
- gov : organisasi pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).
- mil : organisasi pemerintah militer, ARMY (army.mil).
- xx : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)
3. Second-Level Domains
berisi domain lain yang disebut subdomain. Contoh, unsri.ac.id. Second-Level Domains unsri.ac.id bisa mempunyai host www.unsri.ac.id
4. Third-Level Domains
berisi domain lain yang merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.
Contoh, ilkom.unsri.ac.id.
Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id.
5.Host Name
domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname dan unsri.ac.id adalah domain name.
DNS Zone
Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:
- Forward Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address
- Reverse Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama
2. AD (ACTIVE DIRECTORY)
Active Directory merupakan komponen yang sangat penting dari IT infrastruktur berbasis pada platform Windows. Pengguna melakukan berbagai aktivitas di katalog AD sehari-hari, sehingga organisasi perlu mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk melacak semua perubahan pada waktu yang tepat. Itulah sebabnya Active Directory manajemen dan administrasi merupakan isu untuk spesialis TI. Kami memulai serangkaian artikel yang bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar pengelolaan AD dan administrasi dalam perusahaan besar.
Bahkan sempurna dirancang, direncanakan, dan dilaksanakan Direktori Aktif infrastruktur tidak berfungsi dengan baik tanpa pengawasan sehari-hari dan pemeliharaan. Dalam perusahaan besar Active Directory akan tunduk pada ribuan perubahan setiap hari (penciptaan / penghapusan account pengguna, keanggotaan kelompok, hak delegasi, dll). Untuk menjamin bahwa semua perubahan dalam jaringan dan ruang kerja TI tidak akan mempengaruhi fungsi Active Directory, maka perlu memonitor setiap hari dengan bantuan alat manajemen Active Directory.
3. PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi. Secara sederhana, proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nama dati orang lain/lembaga/negara lain.
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.
4. DHCP
Menurut Microsoft “Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) is an IP standard designed to reduce the complexity of administering IP address configurations.” Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah suatu layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. Dengan demikian, sebagai seorang administrator jaringan, tidak perlu lagi mengatur alamat IP Address pada komputer klien yang dikelolanya. Bayangkan saja jika sebuah perusahaan memiliki komputer lebih dari 100, tentu saja akan membuat report administrator untuk mengesetnya. DHCP juga dapat mengurangi resiko duplikat IP Address atau Invalid IP address.
Sebuah server DHCP dapat diatur dengan pengaturan yang sesuai untuk keperluan jaringan tertentu. Seperti pengaturan Default gateway, Domain Name System (DNS), Subnet Mask, dan rentang alamat IP yang bisa diambil oleh komputer klien. Komputer yang menyediakan layanan ini disebut dengan DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta disebut dengan DHCP Client.
DHCP Server menerima permintaan dari sebuah host/client. Server kemudian memberikan alamat IP dari satu set alamat standar yang disimpan dalam database. Setelah informasi alamat IP dipilih, server DHCP menawarkan ke host yang meminta pada jaringan. Jika host menerima tawaran tersebut, maka IP akan disewa untuk jangka waktu tertentu, bisa dalam menit, dalam jam ataupun hari.
Jika komputer klien tidak dapat berkomunikasi dengan Server DHCP untuk mendapatkan alamat IP, sistem operasi Windows secara otomatis akan memberikan alamat IP pribadi (Private IP Address), yaitu dengan IP 169.254.0.0 sampai 169.254.255.255. Fitur sistem operasi ini disebut Automatic Private IP Addressing (APIPA).
5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server.
6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
7. EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP
8. Game server
Game server adalah tempat dimana kita bermain game secara online. Jika kita membuat karakter dalam server A maka kita hanya dapat memainkan karakter tersebut di serve A saja. Jika ingin bemain di server B maka kita diwajibkan membuat karakter baru lagi. Namun jika kita membuat karakter baru lagi maka akan memakan waktu yang banyak. Game server yang sangat laku pada dahulu kala adalah server litho. Namun karena adanya banyak masalah yang timbul maka para pemakainya pun semakin menurun.
Game server adalah suatu wadah bago permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat yang besar. Kita haus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancar.
9. Database file
Data Base (basis data) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record (umumnya digambarkan sebagai baris data) terdiri dari field yang saling berhubungan menunjukan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan disimpan dalam satu record. Adapun Struktur Database adalah Database, File/Table, Record, Elemen data/Field. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria penting, yaitu :
1.      Bersifat data oriented dan bukan program oriented.
2.      Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
3.      Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya.
4.      Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah
5.      Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.
Prinsip utama Data Base adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan pada saat pengambilan data kembali. Adapun ciri-ciri basis data diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Efisiensi meliputi kecepatan, ukuran, dan ketepatan
2. Data dalam jumlah besar.
3. Berbagi Pakai (dipakai bersama sama/Sharebility).
4. Mengurangi bahkan menghilangkan terjadinya duplikasi dan ketidakkonsistenan data.